October 20, 2020

8 Cara Mulai Bisnis Pakaian Dengan Modal Kecil dan Cara Menjual Agar Laris

 

Berbisnis Pakaian Dengan Modal Kecil

Bisnis pakaian dengan modal kecil adalah salah satu bisnis yang memiliki potensi yang terus menerus meningkat adalah bisnis pakaian.

Pakaian merupakan bisnis yang paling menguntungkan di masyarakat saat ini. Hampir tiap orang beli baju baru, tidak cuma baju umum dan juga baju muslim. Kesempatan peluang bisnis ini dapat Anda gunakan.

Berbisnis kedengarannya bagus, tetapi secara umum sudut pandang umum adalah berbisnis pasti identik dengan kebutuhan modal yang cukup besar untuk memulainya.

Tetapi,… jika Anda menjalankan bisnis dengan skala kecil, tentu tidak sama dengan modal besar tadi, iya modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar. Namun banyak orang yang mengalami masalah karena memiliki modal yang minim saat akan memulai bisnis pakaian.

Untuk memulai berbisnis dengan modal minimal atau sedikit kalian bisa melirik dengan usaha toko pakaian.
Keuntungan yang mendapatkan cukup lumayan besar, karena itu tidak begitu banyaknya orang yang merebut pasar untuk memilih usaha dagang baju.

Jika Anda ingin terjun ke bisnis ini sebagai pebisnis pemula dengan modal minim , Anda harus memiliki pengalaman dalam bisnis tersebut karena banyaknya persaingan dalam bisnis ini sehingga Anda harus dapat mengalahkan pembayaran pesangon Anda.

Jika Anda belum memiliki pengalaman bisnis, jangan khawatir, jangan biarkan diri Anda dialihkan ke pekerjaan lain karena hidup adalah perjuangan dan banyak rintangan. Siapapun yang dapat menghadapi tantangan ini akan menemukan pintu menuju sukses dan dengan senang berjuangan dalam bisnis.
Setuju ya….? Hehhehe…

Karena pakaian atau fashion merupakan kebutuhan primer setiap manusia, selain pangan dan papan. Meski fashion ini menjadi tren setiap tahun, peminatnya semakin besar, jadi jika kita terjun ke bisnis ini karena alasan ini, peluang suksesnya cukup bagus, model tren selalu berubah sehingga inilah kenapa penjualan baju / bisnis pakaian selalu banyak yang mengelutinya.

Tapi bisakah Anda menjalankan toko pakaian dengan modal yang kecil atau minim?
Tentu bisa… ..
Caranya?

Cara Berbisnis Pakaian Dengan Modal Kecil dan cara menjualnya agar laris manis:

Artikel terkait : baca juga

  • Mentukan jenis pakaian yang akan kita jual.

Jenis pakaian apa yang ingin Anda jual? Tentukan ini sebelum Anda memulainya. Sehingga Anda dapat menyesuaikannya untuk sasaran pasar / pasar anda.
Tuliskan setiap ide, itu bisa menjadi bahan jika Anda mengalami kebuntuan dan pengawasan ide penjualan saat toko pakaian Anda buka dan berjalan. Cara mudah untuk mendapatkan ide adalah dengan mengikuti intuisi Anda atau menjual sesuatu yang Anda sukai dan menjualnya di pasar. Anda bisa melakukan survey kecil-kecilan di internet untuk melihat trend fashion apa saja yang sedang populer dan laris di pasaran.

  • Pelajari serba-serbi jenis pakaian dan bahannya.

Di era internet ini, hampir semua toko tersedia secara online. Jika Anda akan menjalankan bisnis online, penting untuk mempelajari tentang berbagai jenis kain dan gaya pakaian sehingga Anda tidak merepresentasikan barang palsu. Jika kesalahan ini terjadi, pembeli akan kecewa karena pakaian yang dipesan tidak sesuai dengan yang Anda kirim. Pelajari dan deskripsikan pakaian yang Anda jual sejelas mungkin agar tidak ada kesalahpahaman dengan pelanggan Anda.

  • Mencari supplier bisnis pakaian.

Satu hal itu sulit. Dibutuhkan ketekunan, keuletan, dan perhatian untuk menentukan mana yang tepat untuk toko pakaian Anda. Pihak yang meyakinkan yang meyakinkan, yang bisa dan mau menjelaskan barang Anda kepada Anda secara detail dan yang kualitasnya terjamin. Sulit untuk mendapatkan pemasok untuk bekerja sama. Ada pemasok yang mudah diajak kerja sama tetapi kisaran harganya mahal, dan ada pemasok yang menetapkan harga lebih rendah tetapi sulit diajak bekerja sama. Jangan terburu-buru, skill negosiamu akan diuji disini.

  • Tentukan sistem berjualan.

Selanjutnya, tentukan sistem penjualan mana yang ingin Anda gunakan di toko pakaian Anda. Jika Anda seorang pemula dengan modal kecil, Anda bisa mulai berjualan sebagai dropshipper. Jika Anda memiliki modal yang cukup, Anda bisa mempertimbangkan untuk menjadi reseller. Meskipun sistem menjual kedua barang milik orang lain, namun pengirim barang hanya mengiklankan barang orang lain dengan menggunakan nama Anda, sedangkan reseller harus menyimpan barang tersebut secara online terlebih dahulu.

  • Lakukan branding.

Cara mudah untuk melakukan branding adalah dengan menggunakan media sosial dan situs web khusus untuk bisnis Anda. Lakukan branding agar bisnis Anda tetap berjalan. Pilih nama perusahaan yang mudah diingat dan dapatkan layanan serta kualitas pakaian yang Anda jual. Nama Anda tidak hanya memudahkan pembeli menemukan Anda, tetapi juga dapat digunakan sebagai media periklanan. Banyak para pesaing di industri pakaian jadi dapat memudahkan bisnis Anda untuk bangkrut jika nama merek Anda sulit diingat.

  • Membuka toko.

Jika memiliki modal yang cukup, Anda dapat membuka toko offline sebagai tempat transaksi selanjutnya. Jika modal Anda masih sedikit, Anda bisa memulai dari bisnis kecil tapi menarik. Gunakan kreativitas Anda untuk menciptakan bisnis yang menarik yang akan menarik lebih banyak potensi pelanggan. Bahkan, Anda bisa memilih untuk membuka toko terlebih dahulu terlebih dahulu kemudian toko fisik. Itu semua tergantung modal dan kemauan Anda.

  • Perluas bisnis pakaian.

Anda bisa Memperluas toko pakaian Anda. Putuskan apakah Anda ingin terus menjadi distributor atau memproduksi sendiri. Meskipun pemasok tidak membeli serum itu sendiri, membuat pakaian sendiri bisa lebih murah. Jadi, analisis pro dan kontra dari setiap opsi, lalu tentukan pilihan Anda.
Lipat gandakan keuntungan.
Jika sebelumnya Anda adalah dropshipper atau reseller untuk orang lain, kini saatnya membuka peluang bisnis. Anda dapat melipatgandakan keuntungan Anda dengan membuka peluang untuk dropshippers dan reseller. Jika Anda memiliki bisnis offline, Anda juga bisa membuka cabang toko pakaian Anda di lokasi strategis lainnya.

  • Tawarkan promosi menarik

Promo seperti diskon atau cashback terkadang dibutuhkan untuk menarik perhatian calon pelanggan di perusahaan Anda. Itu juga dapat membuat pelanggan lebih sering membeli produk Anda dan membuat mereka lebih loyal. Tidak harus sering, kamu dapat memberikan diskon di hari-hari tertentu, mis. B. pada hari belanja nasional, ulang tahun, dll.

  • Konsisten dan selalu update model bisnis sesuai Tren

Tren yang selalu berubah di dunia fashion mengharuskan Anda untuk mencermati tren yang sedang populer di toko pakaian. Selain menyesuaikan produk dengan tren, penting juga untuk menjaga kualitas pakaian Anda agar tetap konstan. Inilah cara Anda membangun kepercayaan pelanggan sehingga bisnis Anda dapat berkembang.

Dari sekian banyak tips di atas, hal terpenting yang perlu Anda lakukan untuk memulai toko pakaian adalah jangan pernah menyerah. Tidak ada bisnis yang mudah, Anda harus melalui usaha tersebut sebelum bisnis Anda bisa berkembang. Semoga beruntung, semoga berhasil!

Memulai Bisnis Pakaian Modal Kecil di Rumah

Salah satu aset terbesar dalam bisnis pakaian adalah biaya sewa tempat. Biaya sewa tempat ini dapat mencapai 15-25 juta rupiah per tahun. Kalau masuk kantong kita bisa beli motor baru.

Jadi, ketika modal kita minim, kita perlu memangkas biaya sewa tempat dengan rumah kita tempati untuk bisnis.

Ada tiga macam cara toko pakaian untuk menjualnya yaitu:

1. Menjual pakaian lewat internet masyarakat pasar potensial (toko online)

Toko online merupakan media sebagai rumah bisnis anda untuk tempat operasionalnya, tetapi tidak melakukan pembelian langsung apapun, hanya melalui toko online di Internet yang dibuatnya. Penyedia gratis toko online adalah marketplace (toped, shopee, Bukalapak dll), Fb marketplace, IG atau Anda memiliki toko online yang berbayar.

Saat ada pemesanan, yang harus Anda lakukan adalah mengemas barang dan mengirimkannya melalui jasa pengiriman.

Untuk model toko online ini, yang terpenting adalah adanya jaringan internet.

2. Menjual pakaian secara offline shop

Jika Anda tidak memiliki toko online, Anda dapat menjual secara offline yaitu menawarkan melalui komunitas, teman, kantor, atau kompleks rumah.

Toko offline artinya menjadikan rumah Anda sebagai toko pakaian untuk melayani konsumen secara langsung. Hal ini tentunya bisa semakin mudah saat konsumen datang dan kami tinggal melayani mereka tanpa perlu repot-repot mengemas barang dan mengirimkannya melalui jasa pengiriman.

Namun, jika rumah Anda berada di gang atau di daerah terpencil, pasti akan mengurangi target pelanggan sehingga target pembelian bisa sangat kecil.

3. Menjual pakaian secara Offline dan Online

Artinya bisnis ini memiliki gerai offline untuk melayani konsumen secara langsung dan juga memiliki toko online di internet untuk melakukan pembelian secara online.

Saat bisnis online yang Anda jalankan mulai berkembang banyaknya pesanan dari pelangan, pertimbangkan untuk mulai berinovasi dan melakukan pengembangan yang lebih inovatif lagi.

Lalu bagaimana cara menjalankan toko online pakaian dari rumah?
Poin pertama: Anda bisa memulai membuat toko pakaian online dari kamar Anda dengan modal yang sangat terbatas.

Karena membuka toko online di marketplace gratis maka modal yang digunakan untuk mendapatkan pakaian yang tersedia sangatlah terjangkau.

Pertama-tama, Anda perlu memahami pakaian apa yang laris manis di pasaran. Hal ini perlu karena jika pakaian yang kita jual sepertinya tidak laku di pasaran, kita akan kewalahan.

Untuk mendapatkan produk yang laris di pasaran, Anda bisa mengunjungi Tokopedia, Bukalapak dan Shopee. Anda akan tahu jenis pakaian apa yang paling laku.

Saat mencari pemasok dengan harga terjangkau biasanya pemasok tersebut bersumber langsung dari konveksi.

Berikut beberapa tips berjualan baju atau bisnis pakaian secara offline

  • Saat membeli pakaian dari grosir dan ingin menjualnya kembali, mempertimbangkan harga terbaik. Jangan terlalu mahal. Misalnya untung Rp 20.000 dari harga jual. Namun, jika Anda menjual secara kredit, keuntungannya bisa 100 persen dari harga jual.
  • Pilih beberapa item yang banyak diminati oleh orang-orang di sekitar Anda, dan jangan lupa untuk bertanya kepada grosir tentang tren pakaian yang sedang digandrungi.
  • Jika Anda tidak memiliki toko, Anda dapat menjual secara online dan menawarkan melalui komunitas, teman, kantor, atau kompleks rumah.
  • Jika Anda memiliki sikap ramah terhadap calon pembeli, Anda dapat menggunakan sikap ramah tersebut untuk mencari pelanggan.
  • Jangan terlalu galak tentang hutang hutang dari pelanggan Anda. Bersikaplah baik tetapi tegas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *